Jumat, 10 Agustus 2012

KEADAAN YG MEWAJIBKAN QODHO


>> Berbagai keadaan yang mewajibkan Qodho puasa serta wajib Imsak[ menahan diri dari segala yang membatalkan] sampai Ghurub [datang waktu maghrib] diantaranya : 

1. Karena sengaja berbuka disiang hari, maka wajib dia Imsak lagi.

2. Karena lupa niat dimalam hari.
seperti : setelah adzan subuh dia baru mengingat jika lupa niat, maka wajib berpuasa dan wajib qodho, karena niat puasa harus dilakukan dimalam hari mulai dari maghrib sampai datang adzan subuh, dan niatnya setiap malam setiap kali puasa, karena puasa ibadah yang ringan, maka tak cukup Cuma niat sekali untuk sebulan penuh,atas pendapat yang Mu’tamad [yang dapat dipegang sebagai rujukan].
Adapun niat sebulan penuh di awal Romadhon adalah Sunnah, padanya 2 faedah yaitu :
1. Sah puasanya ketika dia lupa niat dimalam harinya atas madzhab Al-Imam Malik RA.
2. Mendapat pahala yang sempurna, jika dia wafat sebelum sempurnanya Romadhon,dengan karena niatnya.

3.Karena bersahur diwaktu telah subuh, tetapi menyangka belum subuh bahkan belum imsak, kemudian nyata jika sangkaannya salah.

4.Karena berbuka setelah maghrib, dengan sangkaan telah masuk waktu maghrib, kemudian nyata jika sangkaannya salah.

5.karena menyangka 30 Sya’ban adalah 1 Romadhon, kemudian dia berpuasa Romadhon, ternyata dia mengetahui sangkaannya salah.

6.Karena air masuk kepada rongganya yang terbuka ketika berkumur-kumur dan mandi yang tiada syariatnya, baik wajib ataupun sunnah. {lihat posting membatalkan puasa yang ke 6}.
READ MORE - KEADAAN YG MEWAJIBKAN QODHO

Inggris Sekutu Setia Israel


LONDON (Arrahmah.com) - Perdana Menteri Inggris, David Cameron, mengatakan bahwa Inggris akan tetap menjadi "teman setia" rezim Israel. Ia pun secara terang-terangan dalam Olimpiade London mengumumkan komitmennya untuk kepentingan Israel.
Setelah Komite Olimpiade Internasional menolak untuk mempolitisasi Olimpiade dengan memasukkan mengheningkan cipta dalam upacara pembukaan Olimpiade London atas tewasnya sejumlah warga Israel dalam Olimpiade Munich 1972, Cameron, para menteri di kabinetnya, dan para pejabat kedutaan Israel di London menghadiri upacara peringatan di London Guildhall.
Pada upacara tersebut, Cameron lagi-lagi mengumumkan komitmennya untuk kepentingan rezim Israel yang mengatakan "Inggris akan selalu menjadi teman setia Israel".
Ketika Cameron menjadi pemimpin Partai Konservatif, ia menyatakan: "Anda perlu tahu bahwa jika saya menjadi perdana menteri, Israel memiliki seorang teman yang tidak akan pernah membalikkan punggungnya pada Israel".
Selanjutnya, ketika ia menjadi Perdana Menteri Inggris, Cameron menyatakan: "Anda memiliki seorang perdana menteri yang yakin bahwa Israel sangat rapuh. Saya ingin memperjelas bahwa kami akan selalu mendukung Israel."
Pernyataan Cameron terbaru selama Olimpiade London adalah contoh lain dari upaya untuk mempolitisasi Olimpiade. 

Sumber : arrahmah.com
READ MORE - Inggris Sekutu Setia Israel

Kamis, 09 Agustus 2012

Facebooknya Indonesia


Facebook atau Twitter. Siapa yang tidak kenal dengan 2 Jejaring sosial atau jaringan sosial terbesar ini. Facebook sendiri memiliki 750juta pengguna, sedangkan Twitter 200juta pengguna. Indonesia juga memiliki jejaring sosial juga lho. Nah berikut ini ada 18 jejaring sosial buatan lokal (Indonesia) bisa anda coba satu per-satu.

18 Situs Jejaring Sosial Indonesia

  1. Bambuzz
  2. Cyber Moslem
  3. Desa Virtual
  4. Digli
  5. Fupei
  6. Indo Face
  7. Info 24 Jam
  8. Kita Berbagi
  9. Kongkoow
  10. Koprol
  11. Lilo City
  12. Makassar Link
  13. My Pulau
  14. Okey Call
  15. Okkot
  16. Pencerahan Hati
  17. Saling Sapa
  18. Temanster
Itulah 18 situs jejaring buatan indonesia. So, Anda bisa menambah SILATURAHIM dengan teman-teman baru dari berbagai daerah. Selamat Mencoba!!!

Salam sukses selalu...!!!


Wassalammu'alaikum....
READ MORE - Facebooknya Indonesia

Keadaan Yang Tidak Membatalkan Puasa

Berbagai keadaan yang tidak membatalkan puasa dengan sebab masuk sesuatu kedalam rongga terbuka, diantaranya :

1. Karena lupa.

2. Karena Jahil [bodoh], adalah jahil yang dapat udzur dari agama, yaitu :
A. Sebab sangat jauh dari tempat Ulama.
B. Sebab masanya baru masuk Islam. 
yang A jarang adanya, karena hampir setiap daerah ada Ulamanya, jika ada yang berkata :” ya aku tidak tahu ” , itu dusta... sebenarnya dia tidak mau tahu.
adapun yang B masih bisa dijadikan alasan karena banyaknya Mu’allaf,dan baru mempelajari hukum Sholat sudah masuk kewajiban puasa, sehingga ada hukum yang membatalkan dilangar, akan tetapi tidak menjadi batal karena jahil yang dapat udzur. 

3.Karena dipaksakan, oleh seorang yang ditakuti kemudian ketiadaan daya untuk menolak karena kekuatan dan ancamannya, serta tak ada syahwat [keinginan] untuk menuruti kehendaknya,
seperti : seseorang yang dipaksakan untuk makan ketika sedang berpuasa oleh penguasa yang zholim dengan bala tentaranya. Atau lagi tidur ada yang memasukkan makanan/minuman dengan paksa.

4. Karena keluarnya air ludah yang suci dan murni dari sela-sela gigi dan gusi.

5. Karena debu jalanan.

6. Karena debu ayakan dan semisalnya, seperti sedang bepuasa mengayak semen/tepung.

7. Karena kemasukan lalat yang terbang dan semisalnya, sekalipun sengaja membuka mulut. 


READ MORE - Keadaan Yang Tidak Membatalkan Puasa

Rabu, 08 Agustus 2012

PERMASALAHAN SEPUTAR PUASA

Ganjaran Pahala berpuasa di Bulan Ramadhan ini tidak sama dengan jika kita berpuasa 11 bulan di bulan lainnya. Apalagi Jika kita kehilangan 1 hari berpuasa di bulan Ramadhan ini, tidak akan bisa disamai pahalanya walaupun kita berpuasa 1 tahun penuh.

Berikut ini adalah permasalahan seputar puasa :

1. Orang tua yang betul-betul sakit yang tidak ada harapan sembuhnya/ yang betul-betul tidak mampu berpuasa/ yang telah lanjut usianya, apabila mereka membuka puasanya maka wajib atas mereka mengeluarkan satu mud sesuai makanan pokok mereka setiap harinya, dan tidak wajib atasnya membayar qodho.

2. Orang yang sakit ringan tidak di idzinkan berbuka kecuali sakitnya kemudian mendapat kesulitan yang sangat sehingga bertambah parah sakitnya, maka dibolehkan berbuka [puasa] dan wajib atasnya membayar qodho.

3. Orang yang bermusafir melakukan perjalanan jauh boleh berbuka puasa dengan syarat harus terlebih dahulu melakukan perjalanannya.

4. Orang hamil/menyusui jika khawatir atas dirinya saja boleh berbuka, maka wajib atasnya qodho saja. Jika khawatir atas anaknya saja maka wajib qodho dan fidyah yaitu membayar mud setiap harinya, jika khawatir atas diri dan anaknya maka wajib membayar qodho puasanya saja.

5. Apabila seseorang meninggalkan puasa tanpa udzur, maka wajib membayar qodho dengan segera.

6. Apabila seseorang meninggalkan puasa dengan udzur, maka tidak wajib qodho dengan segera, tapi afdholnya segera.

7. Apabila seorang meninggalkan puasa romadhon karena sakit, lalu dia meninggal sebelum sembuh penyakitnya, maka tiada qodho dan fidyah baginya.

8. Apabila seorang membuka puasanya dengan sebab udzur seperti sakit, lalu ia meninggal setelah sembuh penyakitnya, padahal dia ada waktu ketika sembuh untuk membayar qodhonya, tetapi dia tidak membayar qodhonya, maka wajib dijalankan salah satu dari 2 perkara, yaitu :
A. Mempuasakan dari padanya oleh walinya, atau..
B. Si wali itu mengeluarkan 1 mud setiap harinya.

9. Barang siapa mengakhiri qodho puasa romadhon dengan tiada udzur hingga datang kembali bulan romadhon yang baru, maka wajib atasnya membayar qodho dan mud.

10. Apabila wanita suci dari haidh/nifas, atau siuman/sadar dari gila, atau orang kafir masuk agama islam ditengah hari bulan romadhon, maka disunnahkan baginya imsak, dan tidak ada qodho atas orang gila dan kafir. dan wajib qodho bagi yang haidh/nifas.

11. Adapun murtad wajib mengqodho setelah masuk islam kembali ketika masa murtadnya.

Semoga bermanfaat.

Subahanakallahumma wabihamdika asyhadu allaa ilaha illa anta asytagfiruka wa atubu ilaik.


Narasumber : Assayyid Faishol Al-Haddad, Pimpinan MT. Nihayatuz Zein.
READ MORE - PERMASALAHAN SEPUTAR PUASA

Menanti Malam Lailatul Qodr


Tak terasa setengah bulan Ramadhan telah terlewati. Bagaimana dengan ritual ibadah tambahan Anda, masih terus terjaga? Seperti biasa kita temui di awal puasa banyak masjid terlihat terisi penuh oleh jamaah shalat Tarawih. Namun menjelang minggu-minggu berikutnya barisan jamaah di masjid terus berkurang.
Barangkali kita terlalu bersemangat di awal-awal puasa, hingga kurang bisa mengatur ‘energi’ untuk beribadah . Mungkin juga terlalu sibuk mengurus pekerjaan rumah atau mengalami kebosanan untuk terus menjaga ritual salat sunnah di mesjid. Yang pasti di bulan ini, anjuran untuk mengerjakan ibadah dan berlomba-lomba dalam kebaikan sangat dianjurkan.
Tentu pada ramadhan kali ini, kita tidak berharap ibadah yang tengah dilakukan menguap dengan sia-sia, alias hanya mendapatkan lapar dan dahaga saja. Maka di pertengahan bulan ramadhan ini, Insya Allah, kita masih diberikan kesempatan untuk memadatkan dan merayakan ibadah-ibadah tambahan di malam hari. Tidakkah Anda menginginkan malam kedamaian dengan seribu bulan yang datang di sepuluh hari terakhir? 
Telah disebutkan dalam Al Quran dalam surat Al Qadr, bahwa tiada malam yang mendapat sebutan indah dari Tuhan kecuali lailatul qadar. Yakni malam yang kebaikannya melebihi seribu bulan. Yang artinya sama dengan ibadah selama 83 tahun 4 bulan. Adakah pada zaman ini yg sanggup ibadah selama itu? Jika kita mendapatkan malam lailatul Qodar selama 10 tahun, artinya sama dengan 830 tahun ibadah. Sama dengan ibadahnya ummat Nabi Musa as.
Malam LailatulQodr memiliki kedudukan yang tinggi dan kemuliaan terhormat (al manzilah ar rafi’ah), lailatulbarakah (malam penuh berkah), lailaturrahmah (malam penuh kasih sayang), laylatussalam (malam penuh keselamatan). Lailatulqadr adalah anugerah khusus yang diberikan Allah pada hamba-Nya yang bersungguh-sungguh beribadah untuk menjemputnya pada bulan Ramadhan.
Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa shalat malam pada malam lailatul qadr karena iman dan mengharapkan ridla Allah, maka Allah akan menghapus dosa-dosanya yang telah lalu.” Dari hadist riwayat Muttafaq ‘Alaih. Rasulullah selalu menganjurkan umatnya untuk selalu meraih malam itu.
Bagaimana memastikan kedatangan malam lailatul qadr? Dari hadist riwayat Bukhari Muslim, Nabi berkata, “Carilah dia (lailatul qadar) pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan pada hitungan ganjil.” Lebih khusus lagi, setiap tanggal ganjil yakni: 21, 23, 25, dan seterusnya. Ada satu pendapat yang mengatakan, lailaltul qadr jatuh setiap 17 Ramadhan bertepatan dengan Nuzulul Quran.
Di sepuluh malam terakhir ini dianjurkan untuk memperpadat ibadah sunah, seperti salat Tahajud, zikir, salat hajat, tadarus, I’tikaf, dan lainnya. Maka di bulan penuh berkah dan rahmat ini, semua umat muslim sedang menanti “bonus khusus” dari Allah, di mana malam itu penuh “cahaya kedamaian” hingga fajar menjelang. 
Yuk kita i'tikaf di 10 hari terakhir bulan Ramadhan.
Selamat menanti dan meraih malam lailatul Qodr.
Wassalammualaikum..

Sumber : erva kurniawan
READ MORE - Menanti Malam Lailatul Qodr

Selasa, 07 Agustus 2012

6 Perkara Penting Ketika Berpuasa

Assalammualaikum blogger setia yang sedang menjalankan ibadah Puasa, banyak hal yang harus kita perhatikan saat berpuasa


Alim Ulama telah menyebutkan ada enam perkara penting yang harus diperhatikan ketika berpuasa :

1. Menjaga pandangan dari melihat hal-hal yang dilarang.
Bahkan ada yang melarang melihat dengan nafsu terhadap istri sendiri, apalagi melihat wanita yang bukan mahromnya. dan menghindari melihat hal-hal yang melalaikan atau melihat kemaksiatan. nabi Saw. bersabda :"pandangan mata adalah anak panah dari anak-anak panah syaitan. Barangsiapa karena takut kepada Allah lalu ia menajuhkan diri dari melihat maksiat, maka Allah ta'ala akan mengaruniakannya kekuatan, kemanisan dan kelezatan iman di dalam hatinya." 

2. memelihara lidah dari berkata dusta, berbicara sia-sia, senda gurau, memfitnah bertengkar, mengumpat dsb.
Dalam Shahih Bukhori disebutkan bahwa puasa adalah perisai bago pelakunya. Oleh sebab itu orang yang berpuasa hendaknya menjauhi hal-hal di atas. Jika ada orang yg mengajak bertengkar, maka katakanlah "aku sedang berpuasa". Dengan kata lain, jangan terpancing untuk bertengkar. Apabila orang yang mengajak bertengkar itu tdk memahami, seitdaknya ia mengingatkan dirinya sendiri, "Aku sedang berpuasa", dan tidak melayani ajakannya. Yang terutama harus dijauhi adalah dusta dan ghibah. lihat keterangan lengkap di Kategori Ghibah

3. Menjaga agar telinga terhindar dari mendengarkan yang makruh. Sama haramnya dengan ucuapan yang haram dan membicarakan hal-hal yang dilarang olah agama. Rasulullah Saw. bersabda: "Di dalam Ghibah orang yang membicarakannya atau yang mendengarkannya sama-sama bersekutu dalam dosa." 


4. menjauhkan anggota badan lainnya dari perbuatan dosa dan hal-hal yang diharamkan.
Misalnya, tangan jangan menyentuh sesuatu yang dilarang, kaki jangan berjalan kearah yang dilarang. Demikian juga halnya dengan perut, ketika ifthar hendaknya berhati-hati agar benda-benda yang haram atau syubhat tidak masuk ke dalam perut kita. Orang yang berpuasa kemudian berbuka dengan makanan haram atau dari hasil yang haram ibarat orang sakit yang meminum obat yang dibubuhi oleh racun. Meskipun ia akan sembuh dengan meminum obat itu, ia juga akan binasa karena racunnya.


5. jangan terlalu kenyang saat berbuka, walaupun dengan makanan halal, karena tujuan puasa tidak akan tercapai. 
Tujuan berpuasa adalah untuk menahan syahwat dan hawa nafsu hewani kita serta meningkatkan nurani dan ruhani kita. Selama 11 bulan kita bebas makan dan minum, maka apakah pengurangan makan pada bulan Ramadhan akan membahayakan kita?


Nabi Saw bersabda "Syaitan mengalir di tubuh manusia seperti darah, maka tutuplah jalannya dengan lapar." Jika nafsu lapar, maka ruhani akan menjadi kuat dan anggora badan akan terjaga. Sebaliknya jika nafsu kenyang, maka ruhani tidak dapat terjaga dan anggota badanpun tidak akan terjaga.


6. Siapapun orang yang berpuasa hendaknya merasa khawatir apakah puasanya diterima atau tidak.
Demikian juga yang dikehendaki dalam ibadah-ibadah lainnya, jangan merasa selesai begitu saja.


Enam perkara di atas merupakan perkara penting bagi orang yang bertaqwa.




Subhanakallahumma wabihamdika asyhadualla ilaha illa anta asytagfiruka wa atubu ilaik.


Wassalammu alaikum
READ MORE - 6 Perkara Penting Ketika Berpuasa

Artikel Menarik :