Imam Masjidil Al Haram Asy-Syaikh Su’ud asy-Syuraim dalam sebuah Khutbah Jumat beliau berkata:
"Adakah dari kita yang tidak melihat perubahan dalam kehidupannya setelah masuknya WhatsApp, Facebook, Instagram dan yang lainnya dalam kehidupannya ?
Bacalah !
Hal ini merupakan "Ghazwul fikri" yang menyerang akal. Namun sangat disayangkan kita telah tunduk padanya dan kita telah jauh dari dien Islam yang lurus dan dari dzikir kepada Allah.
Kenapa hati kita mengeras?
Itu karena seringnya kita melihat cuplikan video yang menakutkan, dan juga kejadian-kejadian yang di-share..
Hati kita kini memunyai kebiasaan yang tak lagi takut pada sesuatu pun. Oleh karena itulah, hati kita menjadi mengeras bagai batu.
Kenapa kita terpecah belah dan kita putus tali kekerabatan ?
Karena kini silaturrahmi kita hanya via WhatsApp saja, seakan kita bertemu mereka setiap hari.
Padahal bukan begitu tata cara bersilaturrahim dalam agama Islam (Kita perlu datang secara fisik, mengucap salam, bersalaman, membawa oleh-oleh, saling ingat mengingatkan, nasihat menasihati, saling doa mendoakan, dll).
Kenapa kita sangat sering mengghibah (ngrumpi), padahal kita tidak sedang duduk dengan seorang pun? Itu karena saat kita mendapatkan satu message yang berisi ghibah terhadap seseorang atau suatu kelompok, dengan cepat kita sebar ke grup-grup yang kita punya. Dengan begitu cepatnya kita mengghibah, sedang kita tidak sadar berapa banyak dosa yang kita dapatkan dari hal itu.
Sangat disayangkan, kita telah menjadi pecandu.
Kita makan, handphone ada di tangan kiri kita.
Kita duduk bersama teman-teman, HP ada di genggaman.
Berbicara dengan ayah dan ibu yang wajib kita hormati, akan tetapi handphone ada di tangan pula.
Sedang mengemudi kendaraan, HP juga di tangan.
Sampai-sampai anak-anak kita pun telah kehilangan kasih sayang dari kita, karena kita telah berpaling dari mereka dan lebih mementingkan handphone.
"Aku tidak ingin mendengar seseorang yang memberi pembelaan pada teknologi ini. Karena sekarang, jika sesaat saja HP kita tertinggal, betapa kita merasa sangat kehilangan...
Ah, andai perasaan seperti itu ada juga pada shalat dan tilawatul (pembacaan) Quran kita..."
Adakah dari kita yang mengingkari hal ini? Dan siapa yang tidak mendapatkan perubahan negatif dalam kehidupannya, setelah masuknya teknologi ini pada kehidupannya dan setelah menjadi pecandu?
Demi Allah, siapakah yang akan menjadi teman kita nanti di kubur? Apakah HP?
Mari kita sama-sama kembali kepada Allah, jangan sampai ada hal-hal yang menyibukkan kita dari dien (agama) kita. Karenanya kita tidak tahu, berapa lamakah sisa umur kita".
Allah berfirman:
“Dan barang siapa yang berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit”. QS.Thoha: 124.
Semoga handphone yang kita miliki adalah wasilah untuk kebaikan dan bukan wasilah dalam keburukan...
Jangan disembunyikan nasihat ini, agar tidak menjadi seseorang yang menyembunyikan ilmu...
satu kilatan petir menghasilkan listrik lebih besar daripada yang dihasilkan Amerika
Di malam hari, saat hujan deras, langit tiba-tiba menyala, tak lama kemudian disusul oleh suara menggelegar. Tahukah Anda bagaimanakah petir luar biasa yang menerangi langit muncul? Tahukah Anda seberapa banyak cahaya yang dipancarkannya? Atau seberapa besar panas yang dilepaskannya?
Satu kilatan petir adalah cahaya terang yang terbentuk selama pelepasan listrik di atmosfer saat hujan badai. Petir dapat terjadi ketika tegangan listrik pada dua titik terpisah di atmosfer – masih dalam satu awan, atau antara awan dan permukaan tanah, atau antara dua permukaan tanah – mencapai tingkat tinggi.
Kilat petir terjadi dalam bentuk setidaknya dua sambaran. Pada sambaran pertama muatan negatif (-) mengalir dari awan ke permukaan tanah. Ini bukanlah kilatan yang sangat terang. Sejumlah kilat percabangan biasanya dapat terlihat menyebar keluar dari jalur kilat utama. Ketika sambaran pertama ini mencapai permukaan tanah, sebuah muatan berlawanan terbentuk pada titik yang akan disambarnya dan arus kilat kedua yang bermuatan positif terbentuk dari dalam jalur kilat utama tersebut langsung menuju awan. Dua kilat tersebut biasanya beradu sekitar 50 meter di atas permukaan tanah. Arus pendek terbentuk di titik pertemuan antara awan dan permukaan tanah tersebut, dan hasilnya sebuah arus listrik yang sangat kuat dan terang mengalir dari dalam jalur kilat utama itu menuju awan. Perbedaan tegangan pada aliran listrik antara awan dan permukaan tanah ini melebihi beberapa juta volt.
Energi yang dilepaskan oleh satu sambaran petir lebih besar daripada yang dihasilkan oleh seluruh pusat pembangkit tenaga listrik di Amerika. Suhu pada jalur di mana petir terbentuk dapat mencapai 10.000 derajat Celcius. Suhu di dalam tanur untuk meleburkan besi adalah antara 1.050 dan 1.100 derajat Celcius. Panas yang dihasilkan oleh sambaran petir terkecil dapat mencapai 10 kali lipatnya. Panas yang luar biasa ini berarti bahwa petir dapat dengan mudah membakar dan menghancurkan seluruh unsur yang ada di muka bumi.
Perbandingan lainnya, suhu permukaan matahari tingginya 700.000 derajat Celcius. Dengan kata lain, suhu petir adalah 1/70 dari suhu permukaan matahari. Cahaya yang dikeluarkan oleh petir lebih terang daripada cahaya 10 juta bola lampu pijar berdaya 100 watt. Sebagai pembanding, satu kilatan petir menyinari sekelilinginya secara lebih terang dibandingkan ketika satu lampu pijar dinyalakan di setiap rumah di Istanbul. Allah mengarahkan perhatian pada kilauan luar biasa dari petir ini dalam Qur’an,
“…Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan.” (QS. An Nuur, 24:43)
Kilatan yang terbentuk turun sangat cepat ke bumi dengan kecepatan 96.000 km/jam. Sambaran pertama mencapai titik pertemuan atau permukaan bumi dalam waktu 20 milidetik, dan sambaran dengan arah berlawanan menuju ke awan dalam tempo 70 mikrodetik. Secara keseluruhan petir berlangsung dalam waktu hingga setengah detik.
Suara guruh yang mengikutinya disebabkan oleh pemanasan mendadak dari udara di sekitar jalur petir. Akibatnya, udara tersebut memuai dengan kecepatan melebihi kecepatan suara, meskipun gelombang kejutnya kembali ke gelombang suara normal dalam rentang beberapa meter. Gelombang suara terbentuk mengikuti udara atmosfer dan bentuk permukaan setelahnya. Itulah alasan terjadinya guntur dan petir yang susul-menyusul.
Saat kita merenungi semua perihal petir ini, kita dapat memahami bahwa peristiwa alam ini adalah sesuatu yang menakjubkan. Bagaimana sebuah kekuatan luar biasa semacam itu muncul dari partikel bermuatan positif dan negatif, yang tak terlihat oleh mata telanjang, menunjukkan bahwa petir diciptakan dengan sengaja. Lebih jauh lagi, kenyataan bahwa molekul-molekul nitrogen, yang sangat penting untuk tumbuhan, muncul dari kekuatan ini, sekali lagi membuktikan bahwa petir diciptakan dengan kearifan khusus.
Allah secara khusus menarik perhatian kita pada petir ini dalam Al Qur’an. Arti surat Ar Ra’d, salah satu surat Al Qur’an, sesungguhnya adalah “Guruh”. Dalam ayat-ayat tentang petir Allah berfirman bahwa Dia menghadirkan petir pada manusia sebagai sumber rasa takut dan harapan. Allah juga berfirman bahwa guruh yang muncul saat petir menyambar bertasbih memujiNya. Allah telah menciptakan sejumlah tanda-tanda bagi kita pada petir. Kita wajib berpikir dan bersyukur bahwa guruh, yang mungkin belum pernah dipikirkan banyak orang seteliti ini dan yang menimbulkan perasaan takut dan pengharapan dalam diri manusia, adalah sebuah sarana yang dengannya rasa takut kepada Allah semakin bertambah dan yang dikirim olehNya untuk tujuan tertentu sebagaimana yang Dia kehendaki.
JAKARTA (Arrahmah.com) - Pernyataan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD yang memberikan hak hidup komunis dan atheis menurut Pimpinan Taruna Muslim tidak seharusnya diungkapkan seperti itu di hadapan Kanselir Jerman Angela Merkel, apalagi di negeri Jerman sendiri Nazi dilarang.
"Jadi, di negara demokrasi pun ada batasan-batasan terhadap ideologi yang mempunyai catatan hitam terhadap suatu bangsa," kata Ustadz Alfian Tanjung kepada arrahmah.com, Jakarta, Rabu (11/7).
Lanjutnya, apabila negara setingkat jerman saja dapat melarang eksistensi dan aktifitas politik NAZI. Maka menurutnya, Indonesia pun sangat wajar menerapkan peraturan sejenis bagi ideologi yang mengancam eksistensi negara dan hal tersebut tidaklah melanggar HAM.
"Kalau di Jerman boleh, berarti di Indonensia tidak ada masalah melarang Komunis" tutur Ustadz Alfian.
Menurut penulis buku 'Mengganyang komunis: langkah & strategi menghadapi kebangkitan PKI' ini, pernyataan ketua MK lebih didasari oleh dorongan untuk pencitraan politik."Dia kan sedang masuk bursa calon presiden,ada kemungkinan arahnya ke situ" jelasnya.
Namun, menurutnya statemen tersebut jelas sangat berbahaya karena bertentangan dengan prinsip bangsa Indonesia yang meyakini eksistensi tuhan. "Logika Ketuhanan yang Maha Esa sangat bertolak belakang dengan atheis dan komunis terlebih lagi bagi agama Islam. Semua agama akan menentang keberadaan komunis dan atheis," tegas Dosen di Uhamka ini.
Ustadz Alfian menjelaskan, ideologi komunis maupun atheis bertentangan secara konstitusi dan tidak bisa eksis di Indonesia karena di negeri ini masih memiliki Tap MPRS No 25 Tahun 1966 dan UU No 27 tahun 1999 menjadi landasan konstitusi larangan komunis dan atheis di Indonesia.
"Mahfud jangan lupakan dua hal itu" ungkap Alfian.
Terkait pernyataan Bedjo Untung, seorang Eks anggota IPPI organisasi mantel PKI, yang mendukung dibolehkannya atheis dan komunis hidup di Indonesia. Ustadz Alfian menilai hal tersebut merupakan indikasi upaya menghidupkan kembali organisasi terlarang tersebut kian nyata.
"Ini isyarat kebangitan PKI sedang mewujud. Seperti proses metamorfosa dari kecebong menjadi katak" imbuhnya.
Sambungnya, sikap Bedjo Untung sangatlah wajar mengingat latar belakangnya dari organisasi mantel PKI." Ya kalau bedjo Untung itu memang representasi gerakan mereka yang hendak bangkit, jadi tidak aneh" tandas ustadz Alfian. (bilal/arrahmah.com)
"Ini hanya perkiraan kasar kami," ujar Wafa Kasimieh, penasehat senior Filipina untuk Departemen Urusan Islam dan Kegiatan Amal Dubai (IACAD) saat memperkirakan lebih dari 200 warga Filipina di Dubai telah memeluk Islam. "Mereka memeluk Islam di berbagai pusat Islam di Dubai, jadi sulit untuk melacaknya."
Kasimieh berbicara pada acara buka puasa bersama pada Rabu (8/8/2012) yang dihadiri lebih dari 100 mualaf Filipina di Dubai. Acara diselenggarakan oleh IACAD dan mendapat persetujuan oleh Konsul Filipina untuk Dubai, Benito Valeriano.
Salah satu mualaf, Malak Arias (37), yang meninggalkan Katolik dan mengubah namanya dari Christina menjadi Malak. "Saya sering mengunjungi pusat Islam di Abu Dhabi, Karama dan Deira untuk menghadiri kelas. Butuh waktu lima tahun untuk sampai pada keputusan bahwa saya harus kembali ke agama nenek moyang saya."
"Banyak pahlawan kami seperti Lapu-Lapu, penguasa Mactan, Rajah Sulaiman, penguasa Manila ketika Spanyol datang, adalah Muslim," lanjutnya.
Tapi, lebih dari sejarah negaranya, yang memandu keputusannya adalah hatinya. "Di masa lalu, setiap kali saya punya masalah, saya hanya akan menangis tanpa henti. Gejolak emosional dalam diri saya terlalu berat. Keluarga yang saya miliki di sini hanya kakak saya yang selalu berada di dunianya, bekerja. Kini, saya menemukan keluarga besar di antara saudara Muslim di sini. Saya masih bayi dalam keyakinan baru saya, tapi saya cukup mengerti untuk keputusan ini," ungkap Malak yang mendapatkan gelar Teknik Sipil di Institut Teknologi Filipina (TIP).
Josephine Lazona (32), memilih nama Aisyah sebagai nama Muslimnya ketika ia memeluk Islam pada 20 Juli di hari pertama Ramadhan tahun ini. Aisyah tumbuh dalam keluarga Katolik di Sultan Kudarat. Mantan guru yang pindah ke Dubai pada tahun 2008 bekerja sebagai asisten administrasi di Jebel Ali.
"Pada bulan Februari, saya terdaftar di dalam kelas bahasa Arab gratis. Selama ini saya mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan sulit tentang keimanan saya," ujarnya.
"Saat berada dalam kelas Arab, pikiran saya terbuka. Saya menemukan jawaban yang selama bertahun-tahun saya cari dan meminta Allah untuk memberikan tanda, yang saya dapatkan pada malam 19 Juli ketika saya berpikir untuk memasak daging babi kesukaan saya, adobo (hidangan populer Filipina). Tiba-tiba saya memiliki keengganan yang tidak dapat dijelaskan. Bahkan pemikiran memasak daging babi membuat saya merasa ingin muntah."
Hari berikutnya dia mengatakan kepada guru bahasa Arabnya tentang keinginannya untuk menjadi Muslim. "Guru saya, Sister Ana, terkejut. Dia tidak pernah berbicara kepada saya tentang memeluk Islam. Saya membuat keputusan ini sendiri."
Muallaf lainnya, Noriel Magtanong (36) telah mengubah namanya menjadi Nuh.
"Saya dulu bergabung dengan layanan Kristen, namun saya tetap seorang pecandu alkohol. Sementara itu saya mengamati Muslim ketika mereka sholat. Satu pagi, saya bangun dan berjalan mengelilingi Dubai dan melihat mereka sholat. Ini adalah momen sempurna. Saya ingin menyerahkan diri kepada Allah seperti yang mereka lakukan. Saya melihat semangat persatuan, meskipun perbedaan di antara mereka. Sekarang, saya sudah menendang alkohol."
Pada tahun 2010, sebanyak 125 perempuan dari Filipina memeluk Islam di Dubai.
Ahmad Malagueno (44), seorang teknisi penerbangan Dubai yang telah memeluk Islam tujuh tahun lalu, kini mengajar bahasa Arab di Al Shhaba Center di Abu Hail.
"Sebelumnya, saya benci Muslim, tapi ternyata itu kebodohan saya sendiri. Hari ini saya melihat warga Filipina memeluk Islam hampir setiap hari di sini. Pada tanggal 27 Juli, saya menyaksikan 25 orang memeluk Islam setelah simposium yang dilakukan oleh ulama Islam. Hanya Allah yang mengetahui angka sebenarnya."
YOGYAKARTA (Arrahmah.com) – Peperangan dan konflik antara kaum muslimin sunni dengan kaum Syi'ah Nushairiyyah Rezim Bashar Al-Assad yang terjadi di Suriah sekarang ini memang takkan pernah ada kata berhenti untuk dibincangkan dan menjadi perhatian publik dunia internasional khususnya Dunia Islam.
Ahad pagi 12/8/2012 dimasjid At-Takhim, Forum Komunikasi Aktivis Masjid (FKAM) Cabang Yogyakarta mengadakan kajian "Tinjauan Kritis Konflik Suriah" sekaligus penggalangan dana yang akan diperuntukkan bagi kaum muslimin sunni Suriah yang saat ini mengalami penindasan, penangkapan massal, pembantaian dan pemerkosaan yang dilakukan oleh Rezim Bashar Al-Assad yang menganut sekte Syi'ah Nushairiyyah.
Sedangkan diadakannya kajian tersebut tidak lain adalah sebagai pengingat bagi kaum muslimin di Yogyakarta akan kekejaman dan penindasan yang dilakukan oleh rezim Syi'ah Alawiyah pimpinan Bashar Assad. Hal ini dinilai penting oleh panitia dan pemateri karena sebagian besar kaum muslimin masih memandang acuh tak acuh terhadap konflik atau "Revolusi" yang terjadi di Suriah sebagai bagian dari urusan dalam negeri Suriah.
Sebenarnya apa yang terjadi di negeri Suriah yang sekarang ini diperintah oleh rezim Syi'ah Alawiyah sudah terjadi sejak 40 tahun yang lalu. Dan hal tersebut merupakan Dendam Ideologi dari kelompok atau aliansi Syi'ah kepada kaum Muslimin Sunni.
Kajian dan penggalangan dana yang diisi oleh Ustadz Fahrrurozi Praktisi Da'wah dari Yogyakarta ini di sambut dengan begitu sangat antusias dan baik sekali oleh kaum muslimin khususnya yang ada di Jogja. Hal ini terbukti dengan banyaknya kaum muslimin yang datang dalam kajian ini untuk mengetahui keadaan saudara atau saudarinya sesama muslim yang tertindas di Suriah. Menurut panyauan Kru FAI, lebih dari 300an jama'ah ikhwan maupun akhwat menjejali area dimana kajian berlangusng.
Negeri yang banyak melahirkan banyak ulama Islam itu, hingga kini telah "melahirkan" belasan ribu Syuhada' pejuang yang syahid disebabkan tujuan mereka semata-mata hanya untuk menegakkan syari'at islam di bumi Syam yang diberkahi tersebut.
Tercatat hingga Mei 2012, sekitar 12.000 muslim sunni telah terbunuh dan insya Allah syahid. puluhan ribu lainya terluka dan menderita di penjara-penjara rezim Bashar Assad, ribuan muslimah diperkosa, anak-anak kecil tak berdosa-pun tak lepas dari lindasan buldoser dan peluru serta meriam para jagal Syi'ah Nushairiyyah .
Dalam kajian ini Ustadz Fahrurozi sebagai pembicara mengatakan bahwa Suriah, negeri yang menderita tersebut adalah salah satu negeri yang diagungkan dalam islam, maka sudah sewajarnya jika kaum muslimin seluruh dunia menaruh perhatian padanya.
"Suriah, negeri yang menderita tersebut merupakan salah satu tempat yang diagungkan dalam Islam. Banyak Ulama yang menulis keutamaan Syiria (Syam-red), terutama ibukotanya Damaskus. Sebagaimana sabda Rosululloh saw, "Jika penduduk Syam telah rusak, maka tiada kebaikan lagi di antara kalian". (HR.Ahmad)", ungkapnya.
Dia pun melanjutkan, bahwasanya Rosululloh saw sendiri langsung menyebut kota Damaskus sebagai benteng umat Islam pada perang akhir zaman kelak.
"Harus difahami oleh kaum msulimin bahwa Damaskus yang masuk wilayah Suriah merupakan tempat terjadinya Al-Malhamah Al-Kubro dan tempat terbaik bagi kaum muslimin pada saat itu. Rosululloh saw bersabda, "Di hari perang semesta (Al-Malhamah Al-Kubro atau Armagedon), benteng kaum muslimin di sebuah tempat yang bernama Ghuthoh, di Ghuthoh itu terdapat sebuah tempat yang disebut Damaskus. Disitulah sebaik-baiknya tempat bagi kaum muslimin pada hari itu. (HR.Abu Dawud)", tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, diinformasi pula kondisi terbaru dari Suriah, bahwa pada hari Ahad 12 Agustus 2012 pukul 03.00 wib sebanyak 179 kaum msulimin sunni sudah terbunuh kembali dan Insya Allah Syahid dan informasi di dapat dari LSM Hilal Ahmar yang sekarang berbasis di Turki.
Rata-rata kaum muslimin sunni yang terbunuh di Suriah sebanyak 150 hingga 200 jiwa per harinya. Dalam penutup kajian tersebut Ustadz Fahrurozi berpesan bahwa solusi terbaik dan satu-satunya solusi dari konflik dan penindasan yang dialami oleh kaum muslimin di Suriah serta kaum muslimin lainnya di berbagai belahan dunia adalah Jihad.
Karena dengan berJihadnya seluruh kaum muslimin, sesungguhnya dapat menjadi pemersatu dari bersatunya berbagai kaum muslimin yang ada didunia, yang sebelumnya tidak tahu dan tidak mengenal akan menjadi kenal antara satu dengan yang lainnya sehingga terjalinlah ukhuwah islamiyyah yang hakiki sesama muslim. Sesuai dengan firman Allah swt,
"Demikianlah apabila Allah menghendaki niscaya Allah akan membinasakan mereka tetapi Allah hendak menguji sebahagian kamu dengan sebahagian yang lain. Dan orang-orang yang syahid pada jalan Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal mereka. Allah akan memberi pimpinan kepada mereka dan memperbaiki keadaan mereka. dan memasukkan mereka ke dalam jannah yang telah diperkenankanNya kepada mereka." (QS. Muhammad 47 : 5-6)", pungkasnya.
Tidak banyak orang Islam di Indonesia yg tahu tentang nasib warga Muslim di Myanmar. Karena memang tidak akan pernah diekspos oleh Televisi yg notabene adalah milik/sekutunya Yahudi dan Nasrani.
Pembantaian dan kekejian lainnya terhadap Muslim Rohingya di Burma (Myanmar)-terutama di Arakan-sebenarnya bukan pertama kalinya di tahun ini, namun dimulai pertengahan tahun ini penindasan terhadap Muslim di Arakan meningkat tajam hingga mengejutkan mata dunia.
Selama ini, media Islam-lah yang berusaha untuk mengungkap tragedi berdarah yang menimpa umat Islam di Burma disaat media internasional 'kelas atas' pada umumnya bungkam, sehingga banyak orang di dunia tidak mengetahui apa yang terjadi sebenarnya terhadap Muslim Rohingya. Namun, fakta-fakta yang dipaparkan selama ini oleh media Islam masih saja menghadapi berbagai hujatan dan kritikan dari orang-orang yang ragu, meskipun sumbernya dari mereka yang memiliki koneksi langsung ke Muslim Rohingya di Arakan. Terlebih lagi, beredarnya beberapa foto-fotohoax tentang genosida Muslim Rohingya baru-baru ini juga dijadikan alasan sebagian orang untuk tidak mempercayai fakta yang ada. Walaupun begitu, fakta tetaplah fakta, yang pasti akan terungkap meskipun disembunyikan dan meskipun banyak orang yang meragukan.
Berikut ini adalah sebuah pemaparan fakta terkait genosida atau upaya pembersihan etnis Muslim Rohingya di Burma yang ditulis dan dipublikasikan oleh salah satu media jihad, Global Islamic Media Front,yang diterjemahkan oleh tim Maktabah Jahizuna, berdasarkan laporan kredibel dari tempat kejadian, untuk mengungkapkan kenyataan yang sebenarnya terjadi dan bantahan bagi orang-orang yang meragukan genosida ini dan bahwa kerusuhan etnis ini bukan dipicu oleh kaum Muslimin.
***
Sebab Awal Pembantaian ini?
Pembantaian ini di awali dari fitnah yang disebarkan oleh orang-orang Budha Rakhine terhadap minoritas Muslim Rohingnya. Dimana dikatakan bahwa tiga pemuda Muslim telah membunuh dan memperkosa seorang wanita berusia 26 tahun. Tentu saja semua itu bohong. Dimana sebenarnya perempuan itu diperkosa dan dibunuh oleh pacarnya bersama beberapa gang pemuda Budha Rakhine. Peristiwa pembunuhan itu di awali ketika sang gadis ingin "putus" dengan sang pacar dikarenakan dia jatuh hati pada laki-laki lain. Maka sang laki-laki pun berusaha membujuk agar tidak putus. Namun ternyata ditolak, maka sang mantan pacar ini marah dan kemudian mengajak dua temannya untuk membalas dendam dengan memperkosa dan membunuh sang gadis.
Lalu para pembunuh itu meletakkan mayat gadis itu di dekat desa Muslim. Kemudian orang-orang Budha Rakhine dan Quaffer Burma (Otoritas Myanmar) menuduh bahwa orang-orang Muslim membunuh perempuan itu. Akibatnya, tiga pemuda Muslim yang tidak bersalah ditangkap. Satu dipukuli hingga tewas dan dua lainnya dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan. Inilah fakta yang ditunjukkan oleh Pemerintah Budha Burma kepada dunia, bahwa mereka berani menciptakan peristiwa dan kasus palsu hanya untuk mencari kesempatan membunuh Umat Islam Rohingnya.
Situasi Muslim Rohingya Sebelum Awal Genosida ini
Beberapa bulan sebelumnya, para ekstrimis Budha Rakhine dan Xenophobia, mereka banyak membuat propaganda-propaganda anti Muslim Rohingnya. Dan semua itu direlease baik di dalam maupun di luar Burma. Dengan mengusung slogan lama yakni "Rohingnya (sebutan untuk Muslim di sana -pent) bukanlah orang Burma, mereka adalah imigran gelap dari Bangladesh". Dengan maksud untuk memusnahkan dan mengusir Kaum Muslimin di sana.
Propaganda Anti Rohingnya
Anehnya, seluruh kejadian yang ada (protes dan sebagainya -pent) seperti telah diorganisir dan seluruh kejadian yang terjadi sesuai dengan statemen dan skema yang pernah dikeluarkan oleh beberapa Menteri dan Pihak Pemerintah yang berkuasa.
Bagaimana Pembantaian itu Dimulai dan Apa Yang Terjadi Setelah itu?
Pada tanggal 3 Juni 2012, Rombongan Jemaah Muslim Rangoon yang baru kembali dari pengajian dan wisata rohani di Masjid Thetsa di daerah Thandwe di Negara bagian Arakan Selatan. Para Jamaah mengendarai bus yang menuju daerah Rangoon, namun di tengah perjalanan mereka dihadang oleh massa Budha Rakhine di kota Taungup di Negara Arakan bagian selatan. Lalu tiba-tiba massa mengamuk dan berusaha membunuh semua penumpang. Dimana seorang pemandu, kernet dan seorang wanita meninggal. Lalu di pihak Jemaah 8 orang Jemaah tewas. Dan lima Jamaah lainnya dapat melarikan diri dengan selamat.
Para korban Jamaah Muslim
Kejadian ini terjadi di depan Kantor Imigrasi. Pada mulanya gerombolan Teroris Budha Rakhine itu menghentikan bus naas yang berplat nomor 7 (GA) 7868 ini. Mereka menghentikan bus tepat di depan gerbang Imigrasi. Sembari membawa senjata mereka menurunkan semua penumpang bus dan berteriak, "Turun semua, kami mencari orang-orang asing !!!" (sebutan untuk kaum Muslimin Rohingnya, yang tidak dianggap sebagai Warga Negara Burma –pent).
Lalu pemandu jalan dan beberapa penumpang bus turun dan meminta agar massa teroris itu tidak melakukan hal-hal yang berbahaya terhadap seluruh penumpang. Namun para teroris itu tidak menghiraukan mereka dan memasuki bus secara paksa, lalu berteriak pada para penumpang bahwa mereka mencari "orang-orang asing". Kemudian mereka mulai memukuli dan menyeret para Jamaah Muslim turun ke jalanan. Para teroris Rakhine yang berjumlah sekitar 300 orang itupun mengeroyok beberapa Jamaah Muslim hingga tewas. Lalu setelah itu massa teroris itu juga menghancurkan dan membakar bus tersebut.
Anehnya, massa sebelumnya telah berkumpul di depan gerbang kantor Imigrasi pemerintah, namun tidak ada satupun pihak yang berwenang yang berusaha membubarkan mereka sebelumnya. Dan pada saat kejadian itupun tidak terlihat adanya aparat maupun petugas kantor Imigrasi yang berusaha mencegah pembantaian itu.
Para korban adalah Jamaah Muslim
Berdasarkan daftar yang beredar, delapan korban Muslim yang berangkat dari Masjid Tachan Pai ke Tandwe, semuanya berasal dari Burma tengah. Berikut data mereka:
Muhammad Sharief @ U Ne Pwe s / o U Ahmed Suban, 58 8/Ta Ka Ta (N) 095548, dari Taung Twin Gyi
Muhammad Hanif @ U Maung Ni s / o U kay sufi Pe, 65 8/Ta Ka Ta (N) 095530, dari Taung Twin Gyi
Shafield Bai @ U Aye Lwin s / o UA Hpoe Gyi, 52 8/Ta ka Ta (N) 093573, dari Taung Gyi Twin
Aslam Bai @ U Aung Myint s / o U Hla Maung, 508/Ta ka Ta (N) 094557, dari Taung Twin Gyi
Balai Bai @ Tayzar Myint s / o U Yakub, 288/Ta ka Ta (N) 189815, dari Taung Twin Gyi
Shuaib @ Tin Maung Htwe s / o U Tin Oo, 218/Ta ka Ta (N) 231084, dari Taung Twin Gyi
Salim Bai @ Aung Kyaw Bo Bo s / o U Tun Tun Zaw, 2614/Ma La Na (N) 231084, dari Myaung Mya
Lukman Bai @ Nyi Nyi Zaw Htut s / o U Ibrahim, 3314/Ma La Na (N) 148133, dari Myaung Mya
Dan dua korban lainnya adalah pasangan suami istri dari kota Thandwe, merupakan awak bus. Para korban pun dikuburkan di Tandwe pada malamnya. Lima Jamaah lainnya berhasil melarikan diri dari pembunuhan brutal itu.
Lalu untuk merayakan hal itu, para teroris Rakhine meludahi dan mengguyur mayat-mayat kaum Muslimin yang tergeletak di tengah jalan itu dengan anggur dan minuman keras. Namun anehnya pula, tidak ada satupun orang yang ditangkap dan tidak ada tindakan hukum terhdapa para pembunuh itu.
Para korban Muslim dikuburkan di Thandwe pada malam 3 Juni 2012
Para Petugas Keamanan Rakhine Menjarah dan Membakar Seluruh Property Kaum Muslimin Rohingnya Dengan Alasan Uu No. 144
Pemberlakuan UU no. 144 oleh Otoritas Burma, memaksa komunitas Muslim Rohingnya dari Maungdaw tidak dapat keluar dari rumahnya ketika Aparat memasuki area mereka. Namun di sisi lain, orang-orang Rakhine bebas berkeliaran sehingga merekapun dengan bebas menyerang, menjarah dan membunuhi kaum muslimin di sana.
Orang-orang Buddha Rakhine dan personil Keamanan Burma membakar sebuah desa Muslim di malam hari
Para Buddha Rakhine dan keamanan Burma personil membakar sebuah desa Muslim di malam hari
Anehnya personil keamanan Burma itu, malah berusaha melindungi orang-orang Budha Rakhine, ketika mereka sedang mempersiapkan diri untuk membakar rumah penduduk Muslim Rohingnya.
Orang-orang Budha Rakhine dan personil keamanan Burma membakar sebuah desa Muslim di pagi hari
Personil keamanan Burma bersiap menembak kerumunan Muslim Rohingnya
Menurut seorang tetua Maungdaw bahwa Personil keamanan melepaskan tembakan secara memababi buta ke arah kerumunan Muslim Rohingya yang berusaha melindungi harta dan properti mereka.
Pada 8 Juni 2012, Personil Keamanan dan orang-orang Budha Rakhine melakukan penyerangan. Mereka membakar rumah beberapa orang yakni Razak, Lalu dan Syed Ahmad. Lebih dari lima toko pakaian di jarah, dimana total kerugian sekitar 150.000.000 kyat. Satu masjid di desa Sawmawna dihancurkan. Dan lebih dari 200 Muslim Rohingnya terluka.
Pada tanggal 9 Juni 2012, terjadi penyerangan oleh para teroris rasis Budha Rakhine dan Aparat Keamanan, dimana 100 orang tewas dan hampir 500 orang terluka.
Pembantaian Terhadap Kaum Muslim di Arakan Terus Terjadi Meskipun Pihak Tentara Telah Menyatakan Mereka Sudah Mengontrol Situasi yang Ada Sebagian besar kaum Muslimin Rohingnya melarikan diri ke Bangladesh dari Akyab. Hal ini karena terror dan kekerasan yang terjadi di Negara bagian Arakan tersebut, dimana desa-desa Muslim Rohingnya dibakar dan banyak Muslim Rohingnya yang dibunuh oleh Polisi, Aparat Kemanan dan para teroris Budha. Kaum Muslimin Rohingnya pun berbondong-bondong menuju Bangladesh, yang mana mereka berpikir bahwa Bangladesh adalah Negara Islam, sehingga karena sesame Muslim maka mereka akan di bantu.
Muslim Rohingnya yang meminta perlindungan dari Bangladesh
Muslim Rohingnya yang mencoba memasuki Bangladesh dengan menggunakan perahu, di dorong kembali ke laut
Sayangnya, thaghut murtad Pemerintah Bangladesh dan tentaranya menolak dan melarang Muslim Rohingnya memasuki Bangladesh. Dan jika ada Muslim setempat (Bangladesh) memberi bantuan atau menampung para pengungsi Muslim Rohingnya, maka mereka akan ditangkap dan bagi Muslim Rohingnya maka mereka akan di deportasi.
Tentara Thoghut Bangladesh mendorong Muslim Rohingya kembali ke laut
Semenjak 8 Juni 2012, pihak berwenang Burma baru-baru ini mendirikan sebuah ruang sidang khusus di dalam Kantor Polisi Maungdaw. Seorang Tetua setempat mengatakan, "Pengadilan Khusus itu digunakan untuk Muslim Rohingya yang ditangkap oleh Polisi, Nasaka (Pasukan Keamanan Perbatasan) dan Tentara; dengan tuduhan menciptakan masalah dan kerusuhan di Maungdaw. Tidak ada argumen maupun pembelaan dari terdakwa di Pengadilan Khusus ini. Dimana hakim hanya membaca pernyataan lalu mengirim mereka ke penjara. "
Siapapun tidak bisa menemukan kerabatnya, jika telah ditangkap oleh pihak berwenang. Dan mereka pun tidak mengetahui kapan dan bagaimana kerabatnya itu akan disidang di Pengadilan Khusus itu, kata seorang Politisi Maungdaw. Ini merupakan taktik baru yang dilakukan Otoritas Budha Burma, dalam memperkosa wanita Muslimah Rohingnya. Hal ini membuat tidak ada tempat aman bagi para Muslimah Rohingnya di Maungdaw. Kata seorang Politisi Maungdaw, "Semenjak 8-19 Juni 2012, telah tercatat lebih dari 60 perempuan diperkosa di Maungdaw oleh para Petugas Keamanan – baik itu Polisi, Hluntin (Pasukan Keamanan), Nasaka, dan Tentara- bersama dengan orang-orang Budha Rakhine dan Natala (pemukim baru)."
Pemerkosaan dan penyerangan itu dilakukan secara licik. Dimana sebelumnya, Pihak berwenang mengajak seluruh laki-laki di wajibkan untuk datang ke pertemuan mereka. Sementara semua orang melakukan pertemuan, Pasukan Keamanan-pun dikirimkan untuk memasuki dan menyerang desa-desa tersebut. Sebagian besar Muslimah Rohingnya yang tinggal di rumah mereka -pun diperkosa oleh Petugas Keamanan bersama orang-orang Budha Rakhine dan Natala. Mereka-pun menghancurkan dan menjarah harta yang ada. Berdasarkan keterangan dari para korban di Paungzarr, mereka menyatakan bahwa, "Pihak Keamanan - Tentara dan Nasaka - memasuki desa pada malam harinya ketika para lelaki mengikuti pertemuan oleh Pihak Berwenang. Para lelaki semuanya keluar menghadiri pertemuan karena takut ditangkap jika tidak berangkat.
Kemudian dengan liciknya Pasukan Keamanan memasuki rumah-rumah, dengan alasan hendak mengecek, adakah keluarganya yang tidak hadir dalam pertemuan itu. Lalu setelah itu merekapun diperkosa dengan keji."
Muslim tidak dilindungi di Arakan (Maungdaw dan Akyab) oleh pasukan keamanan – baik itu Nasaka, Hluntin, maupun Polisi - yang mana mereka telah menjelma menjadi "kekuatan pembunuh". Alih-alih mereka melindungi orang-orang yang tidak berdaya, mengendalikan situasi, dan memulihkan hukum dan ketertiban. Malah mereka mengamuk dan membakar desa-desa Muslim dan menembak orang-orang yang berusaha melarikan diri dari rumah-rumah yang terbakar.
Jam malam yang diberlakukan hanyalah upaya untuk melakukan pembunuhan secara sistematis terhadap Muslim di kota Akyab dan kota Maungdaw. Dimana ketika jam malam tiba, "orang-orang suci Budha" bersama para pengikutnya dari Arakan turun ke jalan-jalan, bersama-sama dengan Pasukan Keamanan. Mereka berjalan menuju ke desa-desa Muslim secara bersama-sama. Sesampai di sana, mereka mulai membanjiri tanah dengan darah Muslim Rohingnya, lalu memerahkan langit dengan api yang membakar desa dan properti kaum Muslimin Rohingnya. Dan membuat malam yang sunyi, penuh dengan teriakan dan ketakutan.
Hasbunalloh Wani'mal Wakil….
Semoga kita bisa mengambil hikmah dari berita ini dan timbul kerisauan terhadap saudara muslim, minimal keluarga dekat dan tetangga Anda.
LONDON (Arrahmah.com) - Perdana Menteri Inggris, David Cameron, mengatakan bahwa Inggris akan tetap menjadi "teman setia" rezim Israel. Ia pun secara terang-terangan dalam Olimpiade London mengumumkan komitmennya untuk kepentingan Israel.
Setelah Komite Olimpiade Internasional menolak untuk mempolitisasi Olimpiade dengan memasukkan mengheningkan cipta dalam upacara pembukaan Olimpiade London atas tewasnya sejumlah warga Israel dalam Olimpiade Munich 1972, Cameron, para menteri di kabinetnya, dan para pejabat kedutaan Israel di London menghadiri upacara peringatan di London Guildhall.
Pada upacara tersebut, Cameron lagi-lagi mengumumkan komitmennya untuk kepentingan rezim Israel yang mengatakan "Inggris akan selalu menjadi teman setia Israel".
Ketika Cameron menjadi pemimpin Partai Konservatif, ia menyatakan: "Anda perlu tahu bahwa jika saya menjadi perdana menteri, Israel memiliki seorang teman yang tidak akan pernah membalikkan punggungnya pada Israel".
Selanjutnya, ketika ia menjadi Perdana Menteri Inggris, Cameron menyatakan: "Anda memiliki seorang perdana menteri yang yakin bahwa Israel sangat rapuh. Saya ingin memperjelas bahwa kami akan selalu mendukung Israel."
Pernyataan Cameron terbaru selama Olimpiade London adalah contoh lain dari upaya untuk mempolitisasi Olimpiade.
Facebook atau Twitter. Siapa yang tidak kenal dengan 2 Jejaring sosial atau jaringan sosial terbesar ini. Facebook sendiri memiliki 750juta pengguna, sedangkan Twitter 200juta pengguna. Indonesia juga memiliki jejaring sosial juga lho. Nah berikut ini ada 18 jejaring sosial buatan lokal (Indonesia) bisa anda coba satu per-satu.
Eramuslim.com | Media Islam Rujukan,Sebuah iklan politik menimbulkan kehebohan di Amerika Serikat. Pada baliho elektronik di Kota Caldwell, Negara Bagian Idaho itu, foto Presiden Barack Hussein Obama dijejerkan dengan James Holmes, si penembak Joker yang menewaskan 12 pengunjung bioskop pekan lalu.
Keduanya dianggap sama jahat. Pada foto si 'joker' dijelaskan dia membunuh dan melukai puluhan penonton, hasilnya warga sedunia mengutuk perbuatannya. Di sebelah Holmes, terlihat foto Obama sedang tertawa dengan tulisan "membunuh ribuan orang dengan kebijakan luar negerinya, malah mendapat hadiah Nobel Perdamaian", seperti dilansir harian the Daily Mail, Minggu (29/7).
Baliho elektronik ini didanai oleh Organisasi Ralph Smeed Foundation. Kelompok liberal ini termasuk kubu sayap kanan dan kerap mengkritik kebijakan Obama.
Juru bicara organisasi itu Maurice Clements menyatakan perbandingan itu tidak bertujuan menyerang Obama secara pribadi. "Sebaliknya, kami ingin menggambarkan warga Amerika sedih mendengar berita penembakan joker, tapi tidak marah saat mendengar kabar anak-anak kita setiap hari terbunuh di Afghanistan," ujar dia.
Bukannya mendapat simpati, baliho itu malah dikecam warga Kota Caldwell, yang rata-rata pendukung Partai Republik. Salah satu warga tanpa nama menulis di laman Facebook KBOI, perusahaan penyedia papan iklan itu, menilai iklan ini menyakiti hati korban selamat. "Saya bukan pendukung Obama, namun iklan semacam ini menghina dan menyakiti hati setiap orang yang terkena dampak penembakan Joker," tulis warga itu.
Holmes menyebut dirinya Joker - penjahat musuh karakter superhero Batman - saat ditangkap polisi. Aksinya menghebohkan dunia karena menembaki penonton pada permutaran perdana film sekuel Batman, The Dark Knight Rises di Bioskop Aurora, 20 Juli lalu, dini hari waktu setempat. Walhasil, 12 pengunjung tewas dan 59 lain cedera.
Awal pekan lalu Holmes telah menjalani sidang perdana. Hakim memutuskan pembacaan dakwaan dilakukan besok. Kemungkinan jaksa bakal mengajukan dakwaan hukuman mati
Siapa yang tidak kenal dengan Rambo. Salah satu adegan paling terkenal dari film aksi Rambo adalah saat si jagoan memberondong musuh dengan dua buah senapan mesin seri PK sambil berdiri. Rupanya kemampuan seperti itu bukan hanya dimiliki tokoh rekaan dalam film.
Pengguna internet sedang banyak membicarakan video Pejuang Taliban yang beredar di banyak situs. Milisi yang tak disebut namanya ini bisa menggunakan dua senapan mesin sambil berdiri tanpa kesulitan berarti, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Minggu (29/7).
Dia bahkan sempat menembakkan satu senapan dengan satu tangan saja. Video ini kemungkinan direkam dua tahun lalu di pusat pelatihan Taliban, sebelah utara Afghanistan.
Kekuatan pria itu tentunya luar biasa, sebab senapan mesin seri PK biasanya diletakkan di tanah dengan penyangga karena berat sekali. Senjata api produksi pabrikan Kalashnikov Rusia ini memiliki berat bersih 12 kilogram, belum termasuk bobot amunisinya yang bisa mencapai 4 kilogram.
Pertama kali dibuat pada 1969, senapan mesin seri PKM didesain mampu menghancurkan instalasi dan kendaraan bergerak, maksimal 1,5 kilometer. Sekarang, seri PKM dan varian modifikasinya banyak beredar di negara-negara bekas Uni Soviet, termasuk Afghanistan.
Film Rambo: First Blood part II produksi 1985 terkenal ke seluruh dunia akibat adegan-adegan konyol yang mengagumkan pada masanya. Bintang utama Sylvester Stallone digambarkan mampu menembakkan Kalashnikov sambil berlari, membantai milisi Vietkong saat Perang Vietnam. Tidak tanggung-tanggung, karakter ini juga mampu menggotong bazoka sendirian.
Namun, berdasarkan sumber the Daily Mail, si pejuang menyerupai Rambo ini telah tewas akibat serangan udara Amerika Serikat tahun lalu.
Hingga kini, pertempuran di Afghanistan masih terus terjadi. Banyak pengamat menilai kelompok garis keras Taliban tidak melemah meski perang telah berlangsung satu dekade. Tahun ini saja, sebanyak 254 serdadu Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) tewas akibat serangan kelompok itu. Padahal Amerika berencana menarik pasukan secara bertahap hingga 2014.
Perjuangan akan terus berlanjut. Gugur satu tumbuh seribu. Akan muncul rambo-rambo lainnya selama kaum kafir masih berbuat zhalim.
Subhanakallumma wabihamdika ashadualla ila hailla anta asytagfiruka wa atubu ilaik.